istilah yang Ada di Dunia Percetakan

  • August 19, 2019

Bekerja di dunia percetakan harus disiplin, karena semua pekerjaan dilakukan tepat waktu. Bayangkan bahwa cetakan tidak selesai tepat waktu, itu dapat mempengaruhi keterlambatan pesanan pelanggan. Bekerja dalam bisnis percetakan juga mengharuskan Anda menghafal sejumlah istilah dalam dunia percetakan. Siapa yang akan mengira bahwa banyak istilah dunia percetakan itu penting, sehingga mereka harus dihafalkan untuk mempermudah pekerjaan?

5 istilah percetakan global

Ada beberapa istilah khusus yang digunakan dalam pencetakan. Namun, istilah ini mungkin tidak menarik perhatian untuk dikaji, karena orang yang aktif di dunia percetakan harus mencoba memahaminya.

Berikut adalah istilah pencetakan global yang dapat dipelajari.

1. CMYK

CMYK (Cyan, Magenta, Yellow dan Black) adalah warna utama yang selalu digunakan untuk mencetak sesuatu. CMYK juga disebut proses warna / tinta yang dimuat ke dalam printer. Saat Anda membeli printer, ada kartrid di dalamnya. Sekarang di dalam kartrid ada tinta yang digunakan langsung untuk mencetak. Warna tinta dapat digunakan untuk mencetak majalah, brosur, foto, dan lainnya.

Dalam CMYK, huruf K berwarna hitam. Mengapa hitam tidak disingkat menjadi “B”, begitu pula singkatan CMYB? Karena dalam teori warna, hitam adalah warna kunci (key) untuk singkatan menjadi “K”. Jika Anda tidak menggunakan warna kunci, skema warna cetak yang dihasilkan tidak lengkap. Akhirnya, warna pencetakan tidak bagus.

2. DPI

DPI (dot per inch) adalah singkatan yang memberikan informasi tentang kualitas cetak yang baik. Untuk mendapatkan gambar yang bagus, dibutuhkan DPI besar, sebaliknya, jika gambar itu normal, diperlukan DPI kecil. Namun ada masalah jika DPI terlalu besar, masalahnya adalah hal itu bisa mempengaruhi ukuran file menjadi berat. Ukuran DPI standar yang digunakan seringkali berkisar antara 300 hingga 600.

Penggunaan jumlah DPI yang sama tidak menjamin bahwa kualitas hasil cetak adalah sama, karena kualitas cetak juga dipengaruhi oleh jenis kertas yang digunakan. Misalnya, seperti mencetak dengan printer matriks, bahan yang digunakan adalah pita (ditekan pada kepala jarum), tentu saja hasilnya tidak baik. Tidak seperti printer inkjet yang menggunakan media tinta cair, hasilnya sering terlihat bagus.

3. Warna monoton dan Duoton

Warna monoton dan duoton berasal dari abu-abu. Monoton umumnya digunakan untuk proses pencetakan abu-abu yang warnanya sebagian besar hitam. Duoton digunakan untuk mencetak gambar skala abu-abu dengan warna selain putih atau hitam. Untuk menghasilkan dua warna ini dalam cetakan, tidak dapat dipisahkan dari skema warna CMYK.

4. Berdarah

Berikut syarat-syarat dunia percetakan yang berdarah. Fungsinya untuk memudahkan pemotongan desain gambar setelah dicetak. Misalnya, dalam foto yang dicetak, saat mencetak foto, mereka biasanya dilampirkan sehingga harus dipotong dengan pendarahan sehingga foto yang dicetak terlihat rapi. Pendarahan tidak memiliki efek negatif pada pencetakan, sebaliknya, perdarahan dapat memperbaiki hasil cetak karena kesalahan manusia saat mencetak.

5. Kertas dilapisi

Kertas yang dilapisi adalah kertas dengan permukaan yang licin, permukaannya seperti memiliki lapisan yang mengkilap. Kertas ini dapat membuat cetakan terlihat lebih tajam dan bersih. Ini karena kertas dapat menyerap tinta dalam jumlah besar, sehingga warnanya bagus. Contoh kertas panggang adalah kertas seni.

Demikian pula, beberapa istilah dunia percetakan dapat dipelajari sebelum memasuki bisnis percetakan. Sekarang Anda tahu istilah di atas, mana yang sudah Anda gunakan? Jika tidak, mari kita coba menggunakan beberapa istilah untuk mengasah keterampilan Anda sehingga Anda tidak melupakannya.

Joesoef

E-mail : admin@questionshub.org

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*